Postingan

Penjelasan Mengenai Discovery Learning

Gambar
Discovery Learning Bruner (Schunk, 2012: 34) mengemukakan bahwa: Belajar menemukan  (Discovery Learning)  mengacu pada penguasaan pengetahuan untuk diri sendiri. Belajar penemuan melibatkan arahan guru untuk mengatur aktivitas-aktivitas yang dilakukan siswa seperti mencari, mengolah, menelusuri dan menyelidiki. Siswa mempelajari pengetahuan baru yang relevan dengan bidang studi dan ketrampilan-ketrampilan masalah umum seperti memformulasikan aturan, menguji hipotesis dan mengumpulkan informasi. “Model Pembelajaran  Discovery Learning  adalah teori belajar yang didefinisikan sebagai proses pembelajaran yang terjadi bila pelajar tidak disajikan dengan pelajaran dalam bentuk finalnya, tetapi diharapkan siswa mengorganisasi sendiri”, (Kemendikbud, 2013). Dalam mengaplikasikan metode  Discovery Learning  guru berperan sebagai pembimbing dengan memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara aktif, sebagaimana pendapat guru harus dapat membimbing dan meng...

Pengertian Efikasi Diri (Self Efficacy)

Gambar
Pengertian Efikasi Diri (Self Efficacy) Baron dan Byrne (dalam Aswendo, 2010: 4) mendefinisikan “efikasi diri akademik ( academic self efficacy ) sebagai keyakinan seseorang bahwa dirinya mampu untuk melakukan tugas akademik yang diberikan dan menandakan level kemampuan dirinya” . Park dan Kim (dalam Aswendo, 2010: 4) menyebutkan “efikasi diri akademik sangat penting bagi pelajar untuk mengontrol motivasi mencapai harapan-harapan akademik”. “Efikasi diri akademik jika disertai dengan tujuan-tujuan yang spesifik dan pemahaman mengenai prestasi akademik, maka akan menjadi penentu suksesnya perilaku akademik di masa yang akan datang”, Alwisol (dalam Aswendo, 2010: 5) . “ Siswa dengan keyakinan diri akademik yang tinggi akan gigih dan ulet dalam menjalankan usahanya memenuhi hambatan dan kesulitan serta merasa yakin bahwa aktivitas yang dipilihnya akan dapat dilakukan dengan sukses. Keyakinan diri akademik membuat siswa tidak mudah menyerah dan akan melaksanakan tugas-tugas akademiknya sam...

Peta dan Unsur-unsurnya

Gambar
Peta dan Unsur-unsurnya Pengertian Peta  Peta ialah gambaran permukaan bumi yang lebih terperinci dan diperkecil menurut ukuran geometris pada suatu bidang datar sebagaimana penampakannya dari atas. Secara umum, peta berfungsi untuk:  a) menunjukkan lokasi pada permukaan bumi;  b) menggambarkan luas dan bentuk berbagai gejala, baik gejala alamiah maupun gejala insaniah;  c) menentukan arah serta jarak suatu tempat; d) menunjukkan ketinggian atau kemiringan suatu tempat; e) menyajikan persebaran sifat-sifat alami dan nonalami;  f) melukiskan luas dan pola;  g) memungkinkan pengambilan kesimpulan dari data atau informasi yang tersaji, serta;  h) memperlihatkan gerak perubahan dan prediksi dari pertukaran barang-barang persebaran aktivitas industri, arus produksi, mobilitas manusia, dan sebagainya. Suatu peta dikatakan baik dan lengkap apabila memuat unsur-unsur sebagai berikut. a. Judul Peta  Judul peta terletak di bagian atas yang biasanya menyebut...

Monopoli dan Kesejahteraan Masyarakat

Gambar
Monopoli dan Kesejahteraan Masyarakat 1. Keuntungan monopoli ada kemungkinan tetap bisa dinikmati produsen monopoli dalam jangka panjang. Keuntungan monopoli biasanya lebih dari normal, sehingga menimbulkan ketidak adilan, karena berbeda dengan keuntungan perusahaan lain. Bila ada monopoli yang hanya menerima keuntungan normal berarti tidak ada kasus ketidakadilan, tetapi hal ini biasanya hanya kebetulan. 2. Volume produksi lebih kecil dari volume output yang optimum. Berarti monopoli tidak efisien dan bagi masayarakat ada pemborosan. 3. Ada unsur eksploitasi terhadap : - konsumen, dengan ditetapkannya harga jual (=P) diatas ongkos produksi dari unit terakhir outputnya (=MC) - pemilik faktor-faktor produksi yang digunakan (buruh diupah lebih rendah dari pada sumbangannya dalam bentuk output). Cara mengatasi Efek Negatif Monopoli a. Mencegah timbulnya monopoli itu sendiri dengan UU  b. Pemerintah mendirikan perusahaan tandingan c. Membuka "kran impor" d. Membuat ketentuan kh...

Penjelasan dari Hukum Gossen I (Satu)

Gambar
Hukum Gossen 1 Berdasarkan pola konsumsi manusia dalam mengonsumsi satu jenis barang untuk mencapai utilitas maksimum, lahirlah Hukum Gossen I yang dikemukakan oleh Hermann Heinrich Gossen. Pada intinya, hukum ini menyatakan: "Jika pemenuhan kebutuhan akan satu jenis barang dilakukan secara terus-menerus, utilitas yang dinikmati konsumen akan semakin tinggi, tetapi setiap tambahan konsumsi satu unit barang akan memberikan tambahan utilitas yang semakin kecil." Utilitas dari meminum air dapat dinyatakan dalam angka. Misalnya, pada saat Anda pertama kali minum, tingkat utilitas Anda baru mencapai nilai 6 util. Selanjutnya, pada saat Anda meminum air dalam gelas kedua nilai tingkat utilitas Anda meningkat menjadi 11util. Demikian juga, pada saat Anda meminum air dalam gelas ketiga nilai tingkat utilitas Anda naik lagi menjadi 15 util. Selanjutnya, secara berturut-turut untuk gelas keempat nilai tingkat utilitasnya menjadi 18 util, untuk gelas kelima nilai tingkat utilitasnya men...

Masalah Sosial dalam Masyarakat

Gambar
Masalah Sosial Sebuah masalah sosial sesungguhnya merupakan akibat dari interaksi sosial antarindividu, antara individu dan kelompok, atau antara suatu kelompok dan kelompok lain. Dalam keadaan normal terdapat integrasi (keterpaduan) serta keadaan yang sesuai pada hubungan antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya. Apabila antarunsur- unsur tersebut terjadi bentrokan, hubungan-hubungan sosial akan terganggu sehingga memungkinkan terjadi kegoyahan dalam kehidupan kelompok. Ada banyak faktor yang menjadi sumber masalah sosial di dalam masyarakat dan lingkungannya, antara lain adalah faktor ekonomis, biologis, psikologis, dan kebudayaan setempat. Semua faktor tersebut memunculkan kekurangan-kekurangan dalam diri manusia atau kelompok sosial. Setiap kelompok masyarakat memiliki norma sendiri yang menjadi ukuran kesejahteraan, kesehatan, serta penyesuaian diri, baik individu maupun kelompok. Soerjono Soekanto mem bedakan masalah sosial menjad...

Pola Interaksi Sosial

Gambar
Pola Interaksi Sosial Bentuk jalinan interaksi yang terjadi antara individu dan individu, individu dan kelompok, dan kelompok dan kelompok bersifat dinamis dan mempunyai pola tertentu. Apabila interaksi sosial tersebut diulang menurut pola yang sama dan bertahan untuk jangka waktu yang lama, akan terwujud hubungan sosial yang relatif mapan.  Pola interaksi sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut.  a. Berdasarkan kedudukan sosial (status) dan peranannya. Contoh- nya, seorang guru yang berhubungan dengan muridnya harus mencermink an perilaku seorang guru. Sebaliknya, siswa harus menaati gurunya. b. Merupakan suatu kegiatan yang terus berlanjut dan berakhir pada suatu titik yang merupakan hasil dari kegiatan tadi. Contohnya, dari adanya interaksi, seseorang melakukan penyesuaian, pembauran, terjalin kerja sama, adanya per-saingan, muncul suatu pertentangan, dan seterusnya. c. Mengandung dinamika. Artinya, dalam proses interaksi sosial terdapat berbagai keadaan nilai sosial yang...